Apa Artinya Cinta

Cinta sejati itu bicara ketulusan hati dalam mencintai

Cinta sejati itu bicara ketulusan hati dalam mencintai

Cinta sejati itu bicara ketulusan hati dalam mencintai dan menyayangi pasanganmu. Caranya dengan memperjuangkan dan mempertahankan hubungan cintanya. Cinta sejati tidak akan kamu dapatkan jika kamu masih kurang memahami dan mengerti makna dari cinta sejati itu sendiri.

Kalau kamu sendiri masih egois lebih mengutamakan kepentingannya sendiri dan suka menuntut agar segala keinginanmu terwujud daripada kepentingan bersama. Maka, kamu akan kesulitan untuk menangkap makna yang sebenarnya dalam memahami cinta sejati.

Cinta sejati itu bicara ketulusan hati dalam mencintai dan menyayangi pasangan seutuhnya, bahasa sederhananya bagaimana cara kamu berupaya keras untuk memberikan yang terbaik kepada pasanganmu, jika dijabarkan orang yang mau menemanimu sepanjang hidupnya dengan memberikan pikiran, tenaga, semangat, dukungan, dan keteladanannya

Terbukti, kamu cenderung memiliki ketidakjelasan dan ketidaktenangan dalam menjalin sebuah hubungan cinta. Misalnya putus nyambung, selingkuh, memanfaatkan pasanganmu untuk kepentinganmu sendiri, memiliki hubungan pacaran bertahun-tahun lamanya, atau mengajak pacarnya berhubungan badan di luar nikah.

Baca juga:  Ini Bukti Jatuh Cinta Tidak pernah Datang Terlambat

Cinta sejati itu bicara ketulusan hati dalam mencintai, kata-kata yang mudah dibaca dan terlihat sederhana tetapi penuh dengan makna. Jika dipaparkan, kamu mencintai dan menyayangi pasanganmu seutuhnya sama halnya pasanganmu mencintai dan menyayangi kamu seutuhnya.

Artinya rasa cinta, sayang, dan rindu yang dimiliki oleh kamu itu sama dengan rasa cinta, sayang, dan rindu yang dirasakan oleh pasanganmu terhadap dirimu. Bahasa sederhananya, kamu bertanggung jawab untuk berusaha sekuat mungkin berjuang dalam membahagiakan dan menyenangkan pasanganmu seperti halnya pasanganmu juga berjuang untuk membahagiakan dan menyenangkan dirimu.

Pasanganmu bersedia menemanimu sepanjang hidupnya untuk memberikan pikiran, tenaga, semangat, dukungan, dan teladan hingga maut yang memisahkan. Istilahnya jiwa dan raga bisa dipisahkan oleh maut tetapi cinta kamu dan pasanganmu tidak bisa dipisahkan oleh maut (tetap setia sampai akhir hayat), itulah makna yang sesungguhnya tentang apa yang disebut cinta sejati.

Cinta sejati itu bicara ketulusan hati dalam mencintai dan menyayangi pasangan berkaitan erat terhadap cinta kepada Tuhan. Bahwa kamu mencintai dan menyayangi pasanganmu karena Tuhan bukan faktor urusan duniawi semata. Cinta kepada Tuhan akan membuatmu dan pasanganmu dalam menjalani sebuah hubungan cinta selalu diiringi dengan doa.

Baca juga:  Pacaran Lama itu Artinya Kamu Cuma Buang-buang Waktu

Mengapa doa? doa itu berfungsi untuk menjaga rasa cinta dan sayang dalam hubungan cintanya. Di sampingnya doa, ada rasa tanggung jawab dan tindakan nyata karena doa mengandung kuantum energi yang mampu memberikan kekuatan untuk melindungi dan menguatkan sebuah hubungan cinta. Ibaratnya, jika kamu lapar pasti butuh makan agar kenyang seperti halnya doa itu makanan untuk batin kamu dan pasanganmu agar tulus dalam menjalani hubungan cinta.

Kekuatan cinta sejati adalah kekuatan doa. Sebuah kekuatan untuk memberikan semangat dalam menjalani hubungan cinta, termasuk juga kekuatan untuk bangkit ketika terpuruk. Tanpa kekuatan doa bisa membuatmu atau pasanganmu rentan terserang gangguan emosional yang berdampak negatif pada tubuh.

Baca juga:  Empat Cara agar bisa Mendambakan Kesempurnaan Cinta

Jadi, ketika bicara cinta sejati itu bicara ketulusan hati dalam mencintai pasangannya sangat erat kaitannya dengan kekuatan doa. Suatu kekuatan yang dapat mencurahkan kerinduan dan rasa cinta terhadap pasangannya. Itulah momen komunikasi yang sesungguhnya dari cinta sejati, yaitu bagaimana seseorang berupaya keras memberikan yang terbaik kepada pasangannya.

Kesimpulan cinta sejati itu bicara ketulusan hati dalam mencintai:

Bahasa cinta sejati jika disederhanakan adalah pasanganmu bersedia menemanimu sepanjang hidupnya untuk memberikan pikiran, tenaga, semangat, dukungan, dan teladan hingga maut yang memisahkan. Jadi, kalau kamu masih egois dan suka menuntut agar segala keinginanmu dipenuhi daripada memikirkan kepentingan bersama. Maka, kamu akan kesulitan untuk memperoleh cinta sejati.

Terima kasih sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca cinta sejati itu bicara ketulusan hati dalam mencintai, silakan bagikan agar bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Berikan komentarnya atau ada yang ingin ditanyakan?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge