Apa Artinya Cinta

Cinta mengajarkan konsep keterampilan sosial

Dari Kisahcintasejati.com, tempat asyik belajar keromantisan cinta untuk kamu dan si dia.

Cinta mengajarkan konsep keterampilan sosial
Ilustrasi acak tentang Cinta mengajarkan konsep keterampilan sosial (sumber: Pixabay.com)

Cinta mengajarkan konsep keterampilan sosial untuk menanamkan saling menghargai dan menghormati perbedaan budaya atau kebiasaan terutama ketika kita bertemu dengan seseorang yang berbeda latar belakangnya sehingga kita bisa belajar untuk beradaptasi.

Bahwa setiap orang dibesarkan di dalam lingkungan keluarga dengan budaya tertentu, baik itu pemikirannya, cara pandangannya, maupun penyelesaian masalahnya. Lingkungan dimana seseorang dibesarkan akan mempengaruhi dirinya untuk mempelajari dan menerapkan nilai suatu budaya pikirannya akan dibawa terus sampai berinteraksi dengan orang lain.

Saat berinteraksi dengan orang lain maka kita akan bertemu dengan perbedaan budaya, kalau kita tidak bisa belajar menghargainya bisa terjadi adanya bentrokan persepsi dengan cara memaksakan agar diterima persepsi yang kita miliki kepada orang lain.

Cinta mengajarkan konsep keterampilan sosial dengan belajar beradaptasi maka kita bisa belajar menghargai perbedaan orang lain agar tidak terjadi pemaksaan kehendak secara sepihak

Kalau kita memiliki pemahaman yang egois dengan memaksakan pemahaman yang kita miliki kepada orang lain akan berdampak serius terutama bagi persepsi orang tersebut, semua itu bisa terjadi disebabkan kita seringkali ditanamkan pola pikir yang salah mengenai konsep keterampilan sosial terutama budaya atau kebiasaan yang berbeda dengan kita.

Baca juga:  Pacaran Lama itu Artinya Kamu Cuma Buang-buang Waktu

Akhirnya kita memiliki perilaku yang tidak mau bergaul atau berkenalan dengan siapapun yang berbeda dengan dirinya atau bahasa kerennya kita akan menjadi orang yang pilih-pilih termasuk juga dalam memilih sang kekasih ada kriteria khusus yang wajib dipenuhi.

Tak heran dia akan berperilaku egois dalam hidupnya termasuk juga dalam menjalani hubungan cintanya akan ditemukan perilaku-perilaku yang tidak menyenangkan seperti mau menang sendiri, tidak mau mengalah, tidak mau mendengarkan dan mengedepankan kepentingannya sendiri.

Cinta mengajarkan konsep keterampilan sosial dengan mengedepankan proses belajar untuk saling menghargai dan menghormati mengenai perbedaan ketika bersosialisasi apalagi semakin luas pergaulan kita semakin banyak perbedaan yang kita temui, apakah itu cara pandangannya, kebiasaannya, karakternya maupun penyelesaian masalahnya.

Termasuk juga menjalin hubungan cinta dengan seseorang bisa memunculkan perbedaan dalam berbagai bentuk yang nyata di dalamnya, misalnya kita tidak terbiasa sarapan pagi ketika melakukan aktifitas di pagi hari sedangkan kekasih kita terbiasa untuk sarapan pagi ketika melakukan aktifitasnya di pagi hari.

Contoh lainnya kita ingin setiap harinya kekasih kita kalau chat menggunakan kata-kata yang romantis tetapi kekasih kita tidak menyukai kalau chat menggunakan kata-kata yang romantis melainkan lebih menyukai memperlihatkan tindakan yang nyata itu lebih romantis daripada sekedar kata-kata lebih banyak bohongnya.

Baca juga:  Jawaban Pacarmu Sekarang Belum Tentu Jodohmu

Kalau kita tidak bisa menerima dan menghargai perbedaan yang ada dalam bersosialisasi di lingkungan masyarakat maka kita akan melakukan stereotipe secara sepihak berdasarkan persepsi kita sendiri atau kita jadi berprasangka buruk terhadap orang yang berbeda dengan diri kita (memandang rendah orang lain).

Padahal cinta mengajarkan konsep keterampilan sosial dengan menghargai perbedaan yang ada dan bersikap ramah dengan orang-orang yang berbeda dengan dirinya, berawal dari sana kita akan menjadi karakter yang memiliki sikap toleransi yang tinggi dalam berinteraksi dengan orang lain.

Tak heran ketika menjalin hubungan cinta maka kita akan menjadi pribadi yang pengertian dan penuh dengan kasih sayang dalam berinteraksi dengan kekasih kita apalagi cinta mengajarkan konsep keterampilan sosial agar efektif tindakannya dengan memberikan contoh yang nyata dan menggunakan bahasa yang sederhana.

Tujuannya agar kita mudah memahami adanya perbedaan yang mendasar dimiliki oleh kekasih kita, mulai dari cara pandangnya, pemikirannya, perasaannya, cara untuk menekan keegoisan maupun keegoannya, cara untuk menghadapi dan menyelesaikan suatu permasalahan yang muncul.

Baca juga:  Kenali 10 Tanda Cewek yang Sudah Siap Menikah

Kalau kita mempelajari konsep keterampilan sosial maka kita bisa mengenal, memahami dan mengerti apa kekurangan maupun kelebihan karakter kekasih kita sendiri dari sana kita bisa mengetahui bagaimana caranya untuk bersikap, berpikir dan menghadapinya.

Apalagi tumbuh kembang hubungan cinta selalu ditemukan adanya perbedaan karena di dalamnya ada dua orang yang berbeda satu sama lainnya, baca juga cinta datang dari mata turun ke hati.

Kesimpulan cinta mengajarkan konsep keterampilan sosial:

Bahwa setiap orang dibesarkan dengan budaya tertentu akan mempengaruhi dirinya dalam mempelajari dan menerapkan nilai suatu budaya dalam pikirannya, apabila kita tidak bisa belajar beradaptasi dengan perbedaan yang ada maka kita tidak bisa belajar menghargai perbedaan tersebut. Tak heran akan terjadi adanya pemaksaan persepsi yang kita miliki agar diterima oleh orang lain (pemaksaan kehendak sepihak).

Terima kasih sobat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca cinta mengajarkan konsep ketrampilan sosial, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Sobat ada tanggapan lain?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge