cinta dan kasih sayang seorang ibu

cinta dan kasih sayang seorang ibu

cinta dan kasih sayang seorang ibu kamu tahu di dunia ini aku sangat mencintai ibuku mungkin aku tidak bisa melakukan banyak hal untuk membahagiakan ibuku tapi aku percaya dan yakin bahwa aku bisa melakukan yang terbaik untuk ibuku karena ibuku pahlawanku dan inilah kisah perjalanan hidupku yang kudapatkan dari dokter bambang dan para suster.

perkenalkan namaku rena ada di dunia ini dari kasih sayang ayah ibuku dan waktu aku dilahirkan beratku 2,5 kilogram dokter bambang yang membantu persalinan mengatakan kepada ibuku dan ayahku betapa terkejutnya mereka khususnya ibuku menangis mendengarkan penjelasan dari dokter bambang dan melihat diriku bahwa aku begitu kecil bobotnya.

selama lima bulan aku tinggal dan dibesarkan di dalam inkubator rumah sakit. ibuku setiap harinya selalu datang mengunjungiku tidak peduli apakah pada hari itu turun hujan atau terik panasnya matahari dan ibuku selalu tersenyum ketika datang kepadaku berusaha mengajakku berbicara dan membelai kepalaku yang mungil.

cinta dan kasih sayang seorang ibu walaupun aku tahu ibuku berusaha menahan air matanya ketika bertemu denganku

tapi aku senang dan bahagia apalagi ibuku memasukkan tangannya dengan memberikan jarinya ke dalam inkubator aku berusaha ingin meraih dan memegang jari ibuku. tujuh bulan setelah aku dilahirkan untuk pertama kalinya aku dikeluarkan dari inkubator dan dipeluk oleh ibuku sendiri.

Baca juga:  Saatnya mengevaluasi hubungan cintanya di tahun 2016

aku melihat ibuku terlihat bahagia dan senang ketika memelukku sambil menahan air matanya sehingga aku masih ingat perkataanku ibuku saat itu, “rena kamu cantik sekali dan hebat sudah berjuang bertahan hidup sampai sekarang, ibu juga akan berjuang bertahan hidup untuk hidup bersama dengan rena”.

ibuku mengatakan hal itu sambil menangis karena ibuku tahu dari penjelasan dokter bahwa diriku tidak seperti anak normal lainnya setelah tumbuh besar akan sering sakit-sakitan dan tidak bisa capek sedikit.

aku telah masuk SD bersama ibuku jalan-jalan di dekat taman bermain dan sebelum bermain aku masih ingat apa yang dikatakan oleh ibuku kalau bermain supaya hati-hati dan ibuku menjelaskan dengan cermat suasana sekolah dasar itu.

aku masih ingat kejadian ibuku memarahiku karena bermain tidak berhati-hati sehingga terluka walaupun ibuku memarahiku tapi aku melihat ibuku sedih terlihat dari air mata yang keluar dari matanya sambil membantu membersihkan luka di kakiku sejak saat itu aku selalu berhati-hati.

aku mulai belajar naik sepeda dan ibuku membantuku menjelaskan semuanya dengan cermat dan penuh kesabaran dari awal sehingga akhir caranya naik sepeda. ibuku hanya membantuku tiga kali dan memasangkan roda tambahan supaya aku belajar tapi aku bolak balik tidak bisa dan ibuku selalu berteriak-teriak dari kejauhan sebenarnya aku marah pada saat itu dalam pikiranku ibu jahat.





Artikel Lainnya:

Artikel Cinta Terbaru via email

Tulis emailnya di bawah ini:


DMCA.com Protection Status

Ada 4 komentar




Tulis komentarnya

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *