Kontak Batin Cinta

cinta dan sayang ibu hakim

cinta dan sayang ibu hakim

cinta dan sayang ibu hakim ada seorang ibu hakim tinggi di daerahnya sangat dihormati tidak hanya dalam memimpin sidang peradilan dengan sangat adil dan tegas setiap ada pelanggaran hukum tapi juga sangat menghormati dan mencintai suaminya serta menyayangi anak-anaknya. selama masa kepemimpinan ibu hakim tersebut didaerahnya hukum benar-benar ditegakkan sehingga semua penduduk didaerah itu merasa aman dan tenteram.

ada sebuah kejadian di suatu tempat dan waktu di salah satu sudut wilayah telah terjadi pencurian handphone yang dilakukan oleh salah satu penduduknya. di tengah-tengah keramaian terdapat seorang cowok berusia 23 tahun sedang tersungkur dan penuh darah setelah dipukuli oleh para penduduk kota.

kemudian penduduk yang merasa dirugikan membawanya ke kantor polisi dan singkat kata kasus tersebut masuk ke dalam acara persidangan dipimpin oleh ibu hakim yang dikenal tegas dalam penegakan hukum. ternyata orang yang mencuri handphone ketika dibawa masuk di sidang pengadilan adalah anaknya sendiri betapa kaget ibu hakim itu.

ibu hakim tersebut menghadapi dilema dalam batinnya antara tugas sebagai seorang hakim tinggi harus menjalankan keadilan dengan melaksanakan hukuman secara adil dan tegas tapi di lain pihak adalah seorang ibu yang menyayangi anaknya untuk membatalkan pelaksanaan hukuman tersebut.

Baca juga:  Perempuan Terlahir sebagai Sosok yang Menguatkan

akhirnya ibu itu menyadari kedua peran tersebut sebagai seorang hakim tinggi untuk menegakkan hukum dan seorang ibu bagi keluarganya bukan suatu hal yang harus dipertentangan melainkan harus diselaraskan atau diharmoniskan karena ini semua adalah amanat dari Tuhan kepadanya.

ibu hakim mengatakan bahwa hukuman harus dilaksanakan dan diberlakukan tanpa pandang bulu siapapun orangnya. mengetahui hal itu semua penduduk yang hadir di acara persidangan termasuk penduduk yang kehilangan handphonenya kagum dan salut dengan kepemimpinan ibu hakim tinggi.

cinta dan sayang ibu hakim tidak melihat berbagai konflik atau masalah dalam hidupnya sebagai hukuman melainkan melihatnya sebagai peluang

tidak menganggapnya sebagai beban tapi sebagai kesempatan menunjukkan perannya dan tanggungjawabnya. singkat cerita proses persidangan yang panjang memerlukan waktu dan tenaga akhirnya cowok berusia 23 tahun diputus pidana penjara 2 tahun oleh pengadilan yang dipimpin oleh ibu hakim tersebut walaupun terlihat sedih memerintahkan agar hukuman dipersiapkan.

sebelum anaknya dibawa ke penjara selama 2 tahun ibu hakim lalu bergegas turun dari meja persidangan yang dipimpinnya sambil melepaskan baju kebesaran hakim tingginya dan mendekati anaknya. penduduk yang hadir di persidangan itu kaget melihat ibu hakim itu tiba-tiba memeluk anaknya.

Baca juga:  Kenali 10 Tanda Cowok Serius yang Siap Menikahimu

ketika memeluk anaknya bukan sebagai seorang hakim tinggi tapi sebagai seorang ibu yang menyayangi dan mencintai anaknya betapa kagetnya ibunya mengatakan walaupun kamu di penjara akibat kelakuanmu dan membuatku malu tapi kamu tetap anakku yang kusayangi. ibu mengaku salah kurang memperhatikanmu anakku sebagai hukumannya ibu akan datang mengunjungimu dan menjengukmu setiap hari di penjara untuk menyemangatimu anakku.

mendengarkan ibunya berkata seperti itu anaknya tersentuh dan menangis sambil meminta maaf kepada ibunya bahwa perbuatannya salah apa yang diinginkannya untuk meminta perhatian kepada ibunya sendiri sebuah kesalahan yang dapat menyakiti hati ibunya sendiri. akhirnya anaknya menyadari cinta ibunya tidak dapat diukur oleh apapun dan tidak dapat terbalaskan sampai kapanpun sehingga anaknya dalam hatinya sepakat untuk berbuat baik dan berbakti kepada ibunya supaya ibunya bahagia.

ketika salah satu penduduk yang hadir di ruang sidang bertanya kepada ibu hakim tinggi, kenapa ibu hakim masih menganggap dia sebagai anakmu dan memeluknya walaupun ibu tahu dia bersalah. mendengar pertanyaan itu ibu hakim hanya berkata kalau bukan saya sebagai ibunya siapa lagi yang berperan dan ini adalah tanggungjawab saya sebagai seorang ibu. mendengarkan hal tersebut semua penduduk yang hadir semakin kagum kepadanya.

Baca juga:  Empat Kebiasaan Sepele Ini dapat Merusak Hubungan Cinta

cinta dan sayang ibu hakim dapat ditarik kesimpulan

dari cerita tersebut bahwa ibu adalah panutan yang akan dicontoh oleh anak-anaknya. apapun masalah yang dihadapinya tidak menyerah ataupun mencari alasan sebagai bentuk pembenaran tapi berfokus mencari solusi. jangan malu memberikan apresiasi kepada anak dengan selalu menjaga tutur kata dan bersikap baik sehingga kebersamaan terpelihara dan kelekatan terjaga efek positifnya anak merasa dekat dengan ibunya seperti mengucapkan terima kasih dan memberikan anak pelukan. ibu yang penuh dengan cinta kasih tidak melupakan perannya dalam keluarga dan menjalaninya dengan ketulusan walaupun dia sukses dalam berkarir.

terima kasih sudah memberikan waktu luang sahabat untuk sejenak berkunjung dan membaca artikel cinta dan sayang ibu hakim dipersembahkan untuk pribadi-pribadi penuh dengan cinta, bila sahabat ada komentar lain? silakan komentar dibawah ini.




ARTIKEL LAINNYA

2 Comments

  1. Seorang ibu pasti inhain yg terbaek untuk anaknya… bila anaknya salah hrs nenegurnya tp jg harus menyayanginya jg…

  2. Ibu tuw emang the best ug, hal yg berat ketika dihadapkan dengan kejadian semacam itu. keren bgt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge