Inikah Emosi Cinta

Bilangnya serius sama kita tapi anehnya masih ngejar mantan

Dari Kisahcintasejati.com, tempat asyik belajar keromantisan cinta untuk kamu dan si dia.

Bilangnya serius sama kita tapi anehnya masih ngejar mantan
Ilustrasi acak tentang Bilangnya serius sama kita tapi anehnya masih ngejar mantan (sumber: Pixabay.com)

Ada orang yang lagi dekat sama kita bilangnya serius sama kita tapi anehnya masih ngejar mantan, sikapnya membuat kita jadi bingung dibuatnya “apa sih maksudnya”. Sudah ada 1 tahun kita dekat dengan dia tapi baru-baru ini hubungannya mulai intens ada 10 bulan, setiap harinya kita sering telepon sama dia.

Posisinya kita sama dia itu beda kota, dulunya kita dekat sama dia di saat posisinya masih punya pacar dan posisi pacarnya juga beda kota dengan dia. Posisi kita pada saat itu bisa dikatakan sebagai temannya, tepatnya sih teman curhatnya.

Dia suka cerita tentang hubungannya maupun pacarnya ke kita, pernah suatu waktu dia bilang sayang sama kita tapi kita dulu belum ada perasaan sama dia masih biasa saja. Singkat cerita perjalanan cinta antara dia dan pacarnya putus ditengah jalan, pacarnya minta putus yang alasannya karena seputar masalah prinsip dan komunikasi, setelah putus dia semakin intens dengan kita.

Lama-lama intensnya hubungan antara kita dengan dia, kita mulai ada perasaan sama dia tetapi akhir-akhir ini dia balik dekat lagi sama mantannya dulu, katanya “mantannya yang duluan menghubungi dia karena alasan masih cinta”.

Sikapnya dia kepada kita masih tetap sama dan pernah bilang kalau dua bulan ke depan mau fokus menjalani sama kita tanpa embel-embel mantan, mau usaha kecil-kecilan sama kita, mau hidup sama kita selamanya bahkan mau mengajak kita menikah tahun depan tetapi dia juga bilang masih suka meladeni mantannya.

Masih sering dijumpai pada display BBM, WA atau media sosialnya masih memajang foto mantannya dan masih memakai singkatan nama yang pernah diberikan oleh mantannya, ketika ditanya kenapa tidak menggantinya atau menghapusnya bilangnya karena keperluan pekerjaan.

Kalau kita pernah mengalami kejadian yang serupa daripada kita jadi galau tidak jelas, dia bilangnya serius sama kita tapi anehnya masih ngejar mantan membuat posisi kita jadi bingung apa maksud dari sikapnya dia selama ini, apakah orang yang lagi dekat sama kita itu serius atau tidak sama kita.

Baca juga:  Betapa Konyolnya Mengandalkan Hubungan Cinta yang Labil

Kalau ada orang bilangnya serius sama kita tapi anehnya masih ngejar mantan dibutuhkan kejernihan pola pikir dan pola rasa agar kita bisa menangkap secara jelas ngomongnya, apakah dia itu serius atau tidak sama kita

Apa yang kita rasakan saat ini posisinya antara dilema dan galau, apalagi kita mengenalnya lewat media sosial bisa dikatakan masih belum pasti “orang asing”, kenapa? ibaratnya kita seperti meraba-raba mengenai dirinya, kita tidak terlalu pasti mengenal dirinya seperti apa orangnya.

Kenal dengan seseorang di media sosial dan diajak ketemuan bisa dikatakan sangat rawan, terutama kita masih belum mengenal sama sekali siapa dirinya karena orang itu bukan temannya kita yang dulu kita pernah mengenal baik dirinya (pindah kota) dan ketemu kembali di media sosial.

Di media sosial siapa pun orangnya bisa mengubah citra dirinya “image” menjadi apa yang dirinya inginkan atau pun bisa berubah sesuai keinginannya si korban, kenapa rawan mengenal seseorang di media sosial? faktanya kita tidak tahu dimana tempat tinggalnya, siapakah orang tuanya atau keluarganya.

Siapakah teman-temannya atau bagaimana lingkungan pergaulannya, kita tidak tahu dimana tempat kerjanya, apakah dia asli orang sana atau tidak. Untuk melihat dia serius atau tidak sama kita, perhatikan saja apakah dia pernah bolak balik datang ke kotanya kita.

Dia bertatap muka langsung dengan kita sebagai tanda bukti, kalau memang dia sayang sama kita dan mau serius sama kita. Namun apabila dia sama sekali belum pernah main ke kotanya kita, cobalah ajak dia untuk datang ke kotanya kita dan lihat bagaimana respon jawabannya.

Apakah jelas dan lugas ataukah banyak alasannya yang bla bla bla bla, apabila dia adalah cowok dan kita adalah cewek, jadi si cowok harus pertama kali datang ke kotanya si cewek sebagai tanda keseriusannya. Apabila kasusnya si cowok belum pernah datang sama sekali ke kotanya si cewek, walaupun si cewek ingin sekali datang ke kotanya si cowok dan ingin sekali menemuinya karena rasa kangen.

Baca juga:  Lima Alasan Inilah Membuat Cowok Belum Siap Menikah

Ada baiknya dihindari dulu, kenapa? kita pergi ke kotanya si cowok berarti kita pergi sendirian tidak memiliki kenalan keluarga yang ada di sana dan tidak begitu paham kotanya seperti apa. Apalagi kita masih belum mengetahui secara jelas bagaimana bentuk tingkat keseriusannya si cowok kepada kita.

Sisi lainnya juga menyangkut keselamatan diri kita sendiri sebagai seorang cewek untuk menghindari dari kejadian yang tidak diinginkan, seperti dikatakan sebelumnya si cowok harus pertama kali yang datang ke kotanya si cewek bukan seharusnya si cewek yang pertama kali datang ke kotanya si cowok.

Hal tersebut bisa dijadikan tolak ukur, apakah dia memang benar-benar cinta dan sayang sama kita atau hanya sekedar mengagumi saja. Sekedar ingin main-main dulu “belum mau serius” sering dijumpai hanya bisa mengumbar kata-kata gombal “janji-janji manis” lewat aplikasi chat tetapi sama sekali tidak mau ketemuan.

Berhati-hati apabila ada orang yang mengatakan “mau hidup sama kita selamanya”, “mau mengajak kita menikah tahun depan”, atau “mau usaha kecil-kecilan sama kita” lewat telepon atau aplikasi chat tapi sama sekali belum pernah ketemuan, apalagi datang untuk menemui orang tua kita.

Bisa dikatakan orang itu adalah penipu atau pembohong sejati, kenapa? cobalah pakai kejernihan pola pikir dan kejernihan pola rasa, apakah semua kata-katanya itu bisa dipertanggungjawabkan menurut logika ataukah dia hanya pandai berbohong untuk menyenangkan hatinya kita agar terlena untuk bisa dimanfaatkan atau dibodohi demi kepentingannya sendiri.

Perhatikan juga ada kata-katanya “kalau dua bulan ke depan mau fokus menjalani sama kita tanpa embel-embel mantan”, masih dijumpai “display BBM, WA atau media sosialnya masih memajang foto mantannya” atau “masih memakai singkatan nama yang pernah diberikan oleh mantannya”, ketika ditanya kenapa tidak menggantinya atau menghapusnya karena keperluan pekerjaan.

Kalau kita bisa memakai kejernihan pola pikir dan kejernihan pola rasa, alasan itu terlihat aneh bahkan mengada-ada. Apa hubungannya antara pekerjaannya dengan display BBM, WA atau media sosialnya yang masih memajang foto mantannya atau masih memakai singkatan nama yang pernah diberikan oleh mantannya. Walaupun dia bilangnya serius sama kita tapi anehnya masih ngejar mantan itu sama saja artinya juga bohong.

Baca juga:  Cara Tepat untuk Memperoleh Restu Menikah dari Orang Tua

Perhatikan juga kenapa dia harus menunggu dua bulan ke depan baru berfokus untuk jalan sama kita tanpa embel-embel mantan, memangnya dia lagi menunggu apa atau bisa jadi kita selama ini jadi selingkuhannya, dia lagi bingung memikirkan cara untuk minta putus dari pacarnya saat ini.

Kenapa? apakah kita tidak sadar kenapa dirinya masih meladeni mantannya, kecuali yang dibilangnya sebagai mantannya itu sebenarnya masih sebagai pacarnya. Alasan dia pernah bilang “pacarnya minta putus karena masalah seputar prinsip dan komunikasi” itu hanya alasannya saja dia untuk mendekati kita.

Perhatikan juga dia sama pacarnya saja yang beda kota sudah berani bermain api di belakang pacarnya dengan berusaha mendekati kita bahkan bilang sayang-sayangan sama kita, apalagi kita dan dia juga beda kota. Lalu apa bedanya kalau kita jadian sama dia pasti kita akan mengalami kejadian yang serupa seperti pacarnya alami, yaitu diselingkuhi.

Kesimpulan bilangnya serius sama kita tapi anehnya masih ngejar mantan:

Menjalani hubungan cinta apa pun bentuknya dibutuhkan kejernihan pola pikir dan pola rasa agar kita menangkap secara jelas, bagaimana perilaku pacar atau pun orang yang lagi dekat dengan kita. Dari sana kita bisa melihat secara jelas dan pasti, apakah dia itu serius atau tidak sama kita, bagaimana kadar kesetiaannya dan komitmen hubungannya.

Jadi kalau ada seseorang yang bilangnya sayang dan mau serius sama kita, terutama kalau hubungannya LDR maka dia akan datang ke kotanya kita lewat jalan bertatap muka bukan hanya mengumbar kata-kata gombal “janji-janji manisnya” lewat aplikasi chat atau telepon.

Terima kasih sahabat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca bilangnya serius sama kita tapi anehnya masih ngejar mantan, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Berikan komentarnya atau ada yang ingin ditanyakan?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge