Inikah Emosi Cinta

Betapa sakitnya patah hati yang kurasakan

Betapa sakitnya patah hati yang kurasakan

Betapa sakitnya patah hati pasti pernah kita merasakannya dalam menjalin hubungan cinta dengan seseorang apalagi kalau kita mendengarkan kata-kata ini, baik itu dari kita sendiri yang pernah mengucapkannya atau sang kekasih yang mengucapkannya, yaitu “kita putus”.

Mendengar kata-kata tersebut dari seseorang yang kita cintai bahkan kita sangat menyayanginya, seolah-olah dunia langsung berhenti berputar dan tubuh ini seakan-akan menjadi kehilangan tenaganya. Semua hal tersebut bisa terjadi dimana situasi yang kontradiksi akan datang disebabkan adanya suatu ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan yang terjadi.

Patah hati bisa menyebabkan kesedihan dan kekecewaan yang mendalam bahkan berdampak tidak hanya kepada faktor fisik semata tetapi juga psikis, seseorang yang mengalami patah hati apalagi sangat dalam sakit hatinya akan selalu mengaitkan segala hal yang dia lakukan dengan menggunakan perasaannya bisa memicu depresi berkelanjutan.

Ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan yang terjadi bisa mengakibatkan kondisi yang kontraktif dalam tubuh, fisik maupun psikis bisa merasakan sakitnya akibat patah hati bahkan parahnya seseorang yang tidak kuat dalam menghadapinya akibat terlalu dalam sakit hatinya bisa berdampak fatal tidak hanya jangka pendek tetapi juga jangka panjang.

Patah hati bisa mengaktifkan hormon yang berkaitan dengan rasa sakit, kalau sakit hatinya dibiarkan berlarut-larut atau tidak mau move on bisa berdampak serius berkepanjangan bagi tubuh kita seperti pusing dan tidak selera makan akhirnya pencernaan jadi terganggu ujung-ujungnya bisa sakit maag bahkan prestasi kita jadi menurun karena konsentrasi jadi terganggu.

Baca juga:  Tanda kamu dan dia adalah pasangan yang cocok satu sama lain

Kalau tidak mau move on dengan selalu mengingat setiap kebiasaan dan pengalaman bersama sang mantan, salah satunya bisa menyebabkan penumpukan minyak di wajah akibat penyumbat pori-pori kulit seperti munculnya jerawat apalagi kita malas merawat tubuh kita sendiri dengan berpenampilan apa adanya sehingga kita terlihat kurang menarik, jadi sekarang siapa yang rugi.

Orang patah hati membutuhkan waktu untuk benar-benar pulih antara tujuh bulan sampai tiga tahun, semua hal tersebut disesuaikan pula dengan faktor lingkungan dan kondisi emosionalnya. Nikmat saja tahapan patah hati dan tidak perlu terburu-buru untuk secepat kilat mencari pengganti sang mantan.

Dikhawatirkan kita ada niat terselubung untuk balas dendam kepada sang mantan bisa membuat seseorang yang sedang bersama kita saat ini, jadi terluka akibat perilaku kita.

Untuk menjadi orang berkualitas super maka kita harus mengenali tahapan betapa sakitnya patah hati yang kurasakan:

Pertama, kaget dan tidak bisa menerima kenyataan yang ada diputus oleh sang kekasih disertai dengan rasa sakit semakin lama semakin dalam tidak tertahankan akibat dari perasaan shock.

Kedua, bisa membuat seseorang marah luar biasa akibat rasa sakitnya dan melampiskannya dalam bentuk emosi yang sebelumnya dipendam. Kemarahannya diluapkan bisa ke dirinya sendiri atau orang lain yang tidak ada kaitannya dengan sang mantan.

Ketiga, merasa kesepian dan kehilangan harapan disebabkan belum sanggup menerima apa yang terjadi bisa mengalami depresi bahkan parahnya kalau tidak mau move on bisa melakukan bunuh diri.

Baca juga:  Pacaran Lama Tidak Menjamin Kamu Akan Menikah

Keempat, berhasil survive dengan menerima kenyataan yang ada dan bisa berpikir positif merencanakan harapan selanjutnya bahkan hati terasa tenang dan emosi relatif stabil walaupun adakalanya teringat rasa sakit yang pernah dialaminya dulu.

Lalu bagaimana proses penyembuhan akibat patah hati, dibutuhkan keseriusan hati dan kemantapan niat untuk move on, patah hati disebabkan adanya ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan yang terjadi. Salah satunya bisa berkumpul bersama keluarga atau sahabat terdekat dengan bercerita mengenai rasa sakit yang dimilikinya, berbagi cerita tidak harus mencari solusinya tetapi bisa untuk meringankan masalah yang kita miliki.

Berbagi cerita harus mencari orang yang tepat, kalau salah maka masalah kita jadi tersebar kemana-mana, jangan lupa memperluaskan lingkungan pergaulan supaya bisa bertemu dengan banyak orang tetapi tujuannya bukan untuk mencari pacar melainkan supaya kita bisa belajar menilai, memahami dan mengerti seberapa pantaskah seseorang untuk tetap berada di kehidupan kita.

Untuk memulihkan diri akibat patah hati maka kita bisa sedikit memanjakan diri dengan berbagai macam hal yang kita sukai, misalnya melakukan hobi kesukaan kita sebagai bentuk pengalihan supaya kita bisa lupa terhadap rasa sakit akibat patah hati tersebut, nanti lama-kelamaan kita akan terbiasa hingga pada akhirnya rasa sakit tersebut semakin lama semakin berkurang.

Kalau kita sudah bisa berpikir realistis dengan merencanakan harapan dan tujuan kedepan selanjutnya, bahwa hati maupun pikiran kita sudah tenang maka kita bisa untuk menyeleksi dan menerima cinta yang baru. Tujuannya ingin membangun keseriusan suatu hubungan yang memiliki keselarasan visi dan misi kedepannya dengan tujuan terakhir pernikahan.

Baca juga:  Cara Move On yang Efektif Nggak Pake Lama Sekali

Tujuan kita mengetahui tahapan betapa sakitnya patah hati maupun proses penyembuhannya supaya kita tidak sembarang dalam menjalin hubungan cinta dengan seseorang, kalau kita belum siap menjalin cinta atau belum bisa serius. Hanya ingin berpacaran berlama-lama apalagi bolak-balik ganti pacar atau berpacaran untuk sekedar laku. Kemungkinan besar kita menyakiti seseorang bisa terbuka lebar bahkan kita bisa dikatakan sebagai pemberi harapan palsu (php) yang suka mempermainkan perasaan orang.

Kesimpulan betapa sakitnya patah hati yang kurasakan:

Disebabkan adanya suatu ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan yang terjadi, kesedihan dan kekecewaan yang sangat mendalam bisa berdampak tidak hanya kepada faktor fisik seperti pusing-pusing hingga wajah berjerawat tetapi juga faktor psikis seperti depresi berlanjutan.

Orang patah hati membutuhkan waktu untuk benar-benar pulih antara tujuh bulan sampai tiga tahun tergantung dari faktor lingkungan dan kondisi emosionalnya, kalau kita mengetahui tahapan patah hati maupun proses penyembuhannya bisa membuat kita tidak sembarang dalam menjalin cinta buat dikirimkan oleh Tuhan seorang kekasih yang baik hati buat kita.

Terima kasih sobat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca betapa sakitnya patah hati yang kurasakan, jangan lupa bagikan artikel ini ke teman-temanmu, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Sobat ada tanggapan lain?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge