Inikah Emosi Cinta

Bertengkar sama pacar karena orang di masa lalu

Dari Kisahcintasejati.com, tempat asyik belajar keromantisan cinta untuk kamu dan si dia.

Bertengkar sama pacar karena orang di masa lalu
Ilustrasi acak tentang Bertengkar sama pacar karena orang di masa lalu (sumber: Pixabay.com)

Hubungannya berjalan baik-baik saja ada suatu waktu kita bertengkar sama pacar karena orang di masa lalu berusaha mendekati lagi pacar kita, berawal ketika pacar datang di acara reuni SMA, di antara teman-temannya ada satu orang yang mencintai dan ingin memiliki pacar kita.

Kita bertanya kepada pacar, “apakah dia tahu kalau kamu sudah punya pacar?”. Pacar menjawab “semua teman-teman SMA sudah tahu kalau aku sudah punya pacar itu kamu”, kita bertanya lagi “kenapa dia masih saja mengejar kamu”, pacar menjawabnya “buat apa dipikirkan biarkan saja yang penting aku tidak meresponnya”.

Mendengar jawaban pacar seperti itu kita tidak puas dan bertanya lagi kepada pacar “kenapa kamu sangat yakin kalau dia akan mundur mengejar kamu?”, pacar merespon dengan jawaban “aku pernah bilang sama dia tidak akan menikah sampai kapan pun”, alasan itulah membuat kita jadi ilfil dan tidak puas dengan jawabannya.

Kita balik tanya lagi “apa katanya dia kalau kamu tidak mau menikah tetapi punya pacar”, spontan jawaban pacar membuat emosi kita semakin menjadi-jadi “buat apa kamu terlalu memikirkan dia tidak ada gunanya, biar saja yang harus kamu pikirkan itu hubungan kita bukan dia”.

Kejadian tersebut membuat kita dan pacar bertengkar hanya komunikasi lewat chat, pacar tidak mau menelepon lagi atau pun ketemuan lagi, kalau kita pernah mengalami kejadian yang serupa dan bingung apa maksudnya pacar daripada galau tidak jelas maka ikuti tahapannya agar masalah ini terselesaikan.

Bertengkar sama pacar karena orang di masa lalu pertama kali yang kita butuhkan adalah jangan pakai emosi tapi kejernihan pola pikir dan pola rasa dalam meresponnya juga gunakan pertanyaan yang simpel saja

Pertama yang kita butuhkan adalah kejernihan pola pikir dan kejernihan pola rasa dalam menangkap dan menjawab permasalahan ini, pasti ada sesuatu kenapa kita bersikap seperti itu kepada pacar, misalnya bagaimana pola komunikasi kita dengan pacar apakah berjalan lancar.

Baca juga:  Jawaban Pacarmu Sekarang Belum Tentu Jodohmu

Apakah kita memiliki masalah yang belum terselesaikan karena disimpan sendiri seperti menuntut untuk dikenalkan kepada orang-orang terdekatnya atau kita memiliki rasa cemburu yang terlalu berlebihan, kenali juga silih usia kita dengan pacar dan sudah seberapa lama hubungannya berjalan.

Hal itu bisa menentukan kita bersama pacar sudah seberapa jauh satu sama lainnya mengenali karakter dan kebiasaan pasangan seperti kekurangan dan kelebihannya, daya juang dan daya bertahannya, bagaimana cara penyelesaian masalahnya dan lain-lain.

Kedua bangun komunikasi secara jujur dan terbuka, apakah teman SMA-nya dulu adalah mantannya atau orang yang pernah suka tapi belum pernah jadian sama pacar kita. Komunikasikan dengan pacar menggunakan pertanyaan yang simpel, jangan terlalu memojokkannya atau memaksakannya untuk memberikan jawaban seperti yang kita inginkan (cara itu tidak akan pernah ketemu yang ada malah bentrok).

Gunakan logika dan ketenangan hati mengenai respon jawabannya pacar kepada teman SMA-nya “aku pernah bilang sama dia tidak akan menikah sampai kapan pun”, artinya pacar mengatakan secara tegas dan langsung kepada teman SMA-nya kalau dirinya tidak tertarik sama sekali dengan teman SMA-nya.

Kata-kata pacar “tidak akan menikah sampai kapan pun” itu ditujukan kepada teman SMA-nya bukan kita, sama artinya pacar mengatakan kepada teman SMA-nya “jangan ganggu aku dan hubunganku, sekarang aku bahagia sama pacarku”.

Selesaikan juga masalah yang belum terselesaikan “menuntut untuk dikenalkan kepada orang-orang terdekatnya pacar”, apakah pernah kita bertanya kepada pacar secara jujur dan terbuka kenapa dirinya belum mau memperkenalkan kita kepada orang-orang terdekatnya.

Baca juga:  Lima Tanda Kamu Menjalani Hubungan Tidak Sehat

Tujuannya untuk mengetahui apakah ada sesuatu yang membuat dirinya belum mau memperkenalkan kita kepada orang-orang terdekatnya, apakah ada sikap atau perilaku kita yang masih dianggap oleh pacar belum saatnya untuk dikenalkan, misalnya kita masih egois, mau menang sendiri dan lain-lain.

Sikap yang bisa kita ambil apabila pacar masih belum mau memperkenalkan kita kepada orang-orang terdekatnya, jangan terlalu memaksakannya atau menuntutnya tetapi bagaimana caranya kita bisa menyakinkan pacar bahwa kita memang layak untuk diperkenalkan kepada orang-orang terdekatnya.

Kalau masalah bertengkarnya “kita terlalu cemburuan”, tekankan dan yakinkan kepada diri sendiri untuk bersikap percaya kepada pacar dengan memberikan tindakan yang nyata seperti menghargai dirinya, menjaga komitmen, tetap berkomunikasi dan setia pada hubungannya.

Nanti pacar akan melakukan hal yang sama seperti yang kita lakukan kepada dirinya, jadi silakan cemburu tetapi jangan berlebihan karena apa pun yang berlebihan pasti hasilnya tidak akan baik untuk ke depannya. Kenapa? cemburu berlebihan bisa membuat kita bertengkar sama pacar karena orang di masa lalu, hadirnya dia membuat kita tidak bisa berpikiran secara objektif (terbuka).

Kita akan menyikapinya dengan sikap tidak terlalu percaya sama pacar bisa membuat kita tanpa mau mendengarkan penjelasan pacar, sikapnya kita bisa membuat pacar jadi ilfil karena merasa tidak dihargai lagi dirinya, efeknya pacar hanya mau berkomunikasi lewat chat itu pun frekuensinya jarang-jarang atau pun bisa juga komunikasi yang terjadi jarang-jarang.

Sikap yang tepat untuk menghadapinya jangan pakai emosi tapi kejernihan pola pikir dan kejernihan pola rasa “hati boleh panas tetapi kepala harus tetap dingin”, langkah pertamanya adalah lakukan komunikasi kepada pacar dengan cara minta maaf atas sikapnya kita yang emosional.

Baca juga:  Enam Alasan Cewek yang Belum Siap Diajak Menikah

Disarankan bertatap muka untuk minta maaf dan membicarakan masalah ini, jangan lewat chat atau telepon agar pesan yang kita sampaikan bisa jelas ditangkap olehnya. Bertatap muka sebagai tanda kita menghargai dirinya secara utuh dan gunakan nada bicara yang lembut (bahasa yang sopan), jangan terlihat seperti memaksa, memojokkan atau pun menghakimi dirinya.

Kalau kita masih bertanya, apakah hubungannya masih bisa dipertahankan atau tidak. Semuanya dikembalikan kepada sikap kita sendiri, bagaimana cara keduanya dalam menyikapi, menjalani dan membangun kualitas hubungan cintanya ke depan “komitmen apa yang membuat kita dan pacar bisa bertahan menjalani hubungan jangka panjang”.

Kesimpulan bertengkar sama pacar karena orang di masa lalu:

Pertama kali yang kita butuhkan adalah kejernihan pola pikir dan kejernihan pola rasa dalam menjawabnya, kenali lagi apakah pola komunikasi dengan pacar itu berjalan lncar atau tidak, apakah kita memiliki masalah yang belum terselesaikan dengan baik, sudah seberapa jauh kita dan pacar mengenali karakter maupun kebiasaan satu sama lainnya.

Berkomunikasi gunakan pertanyaan yang simpel saja, jangan terlalu memojokkannya, menghakiminya atau memaksakannya untuk memberikan jawaban seperti yang kita inginkan karena tidak akan pernah bisa memuaskan kita yang ada malah bentrok sama pacar.

Terima kasih sahabat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca bertengkar sama pacar karena orang di masa lalu, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Berikan komentarnya atau ada yang ingin ditanyakan?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge