Kontak Batin Cinta

Berpacaran berarti berani bertanggung jawab

Berpacaran berarti berani bertanggung jawab

Kita berpacaran berarti berani bertanggung jawab karena menyangkut perasaan seseorang, berpacaran sama saja kita belajar untuk menjadi bijaksana dalam bersikap maupun memutuskan apapun tidak hanya memikirkan dirinya sendiri atau mau menang sendiri.

Berpacaran berarti kita mengerti apa alasannnya kenapa kita bersedia menjalani hubungan ini, di balik hubungan berpacaran tidak hanya untuk bersenang-senang, bermanja-manja maupun melemparkan kata-kata yang romantis, namun di belakangnya ada relasi suatu hubungan cinta yang bernama komitmen.

Apakah niat dan tujuan kita untuk menjalin hubungan berpacaran, apakah sekedar main-main belum mau serius kalau tidak cocok langsung minta putus atau serius mengenai kepastian dan kejelasan hubungan kedepannya, yaitu menikah.

Berpacaran berarti berani bertanggung jawab ada konsekuensinya atas setiap tindakan yang kita lakukan dan berani mengakhiri hubungan berpacaran apabila sudah tidak sehat

Katanya siapa pacaran itu hanya melakukan kegiatan bersenang-senang, bermanja-manja, foto mesra berduaan dan melemparkan kata-kata romantis nan mesra di setiap chatnya. Kalau kita sering melakukannya dari waktu ke waktu, jangan heran kegiatan berpacaran akan berubah jadi monoton bisa membuat sang pacar jadi bosan.

Baca juga:  Tanda kamu dan dia adalah pasangan yang cocok satu sama lain

Proses berpacaran ada konsep pertanggungjawaban dari diri kita kepada sang pacar maupun sebaliknya, konsep tersebut untuk menentukan jati diri atau arah hubungannya mau dibawa ke arah mana, apakah penuh dengan keromantisan yang bertanggung jawab atau keegoisan yang lari dari tanggung jawab.

Dampak dari berpacaran berarti berani bertanggung jawab, ada efek positif maupun negatifnya bisa terjadi saat berpacaran, contohnya bersentuhan. Kita wajib memberikan aturan batasan wilayah pribadi yang tidak boleh dilanggar, batasan ini agar keduanya belajar bertanggung jawab akan wilayah pribadinya.

Misalnya berpacaran sampai lupa akan kewajibannya jadi tidak fokus sehingga prestasi studinya menurun karena kebanyakan berpacaran, pulang larut malam bisa membuat orang tua jadi ilfil dan efeknya kita akan dikekang oleh orang tua.

Contoh lainnya berpacaran sering menyentuh bagian paha bahkan tidak melarangnya, seiring perjalanan waktu pacar mulai berani ciuman dan memegang bagian dada, akhirnya pacar jadi berani untuk meminta lebih seperti mengajak hubungan badan di luar nikah, ketika diminta pertanggungjawabannya, dia malah lari dengan ribuan alasan.

Berpacaran bukan berarti kita bisa bebas seenaknya sendiri, namun juga wajib menentukan rambu-rambunya mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan. Asalkan tidak berlebihan dalam mengaturnya, jangan sampai mengganggu aktifitas keseharian atau pengekangan yang sia-sia.

Baca juga:  Empat Kebiasaan Sepele Ini dapat Merusak Hubungan Cinta

Caranya dengan mengajak berdiskusi agar keduanya memahami dan mengerti karakteristik masing-masing apalagi dengan berdiskusi akan terjadi komunikasi yang baik dan hubungannya bisa lebih terbuka mengenai segala permasalahan yang dihadapinya saat berpacaran.

Melalui komunikasi yang baik bisa memunculkan sikap ketegasan agar tidak dibohongi atau dibodohi dengan rela memberikan atau melakukan apapun yang diperintah oleh pacar, terutama kalau pacar sudah berani melakukan sesuatu yang merugikan diri kita.

Misalnya karena sayang sama pacarnya tidak mau diputusi, kalau pacar minta sejumlah uang tertentu akan diberikan atau pacar minta ciuman akan dituruti keinginannya, kata sayang bukan berarti tidak bisa bersikap tegas dengan membiarkan diri kita dirugikan oleh pacar sendiri.

Kalau kita tidak bisa bersikap tegas lama-lama bisa memicu adanya kekerasan dalam berpacaran disebabkan kita tidak bisa berpikir secara jernih bahkan pasrah ketika mengalami kekerasan tersebut dengan cara membiarkan pacar melakukan perilaku kekerasan kepada diri kita.

Baca juga:  Matangkan 5 Persiapan Pranikah Jika Ingin bahagia

Di sisi lain komunikasi yang baik dalam proses berpacaran berarti berani bertanggung jawab bisa membangun suatu relasi dan suasana yang kondusif, kita bersama pacar bisa terbuka dan jujur mengenai hubungannya dengan tidak takut membicarakan kelanjutan hubungan berpacaran mau dibawa ke arah mana.

Komunikasi yang baik dan lancar apabila terjadi suatu masalah dalam hubungannya bisa lebih saling membantu dan memberikan dukungan nyata dalam mencari jalan keluarnya bukan malah bersikap saling menyalahkan bisa membuat pacarnya semakin tertekan dan kecewa dengan sikap kita, baca juga kenapa berpacaran menghabiskan uang.

Kesimpulan berpacaran berarti berani bertanggung jawab:

Di dalamnya ada konsekuensi setiap tindakan yang kita lakukan dan tetap berpikir rasional saat menghadapi masalah, apalagi berpacaran adalah proses untuk mengenal satu sama lainnya tidak hanya bersenang-senang dan kita wajib bersikap tegas apabila pacar mulai merugikan diri kita termasuk berani mengakhiri hubungannya apabila sudah tidak sehat lagi.

Terima kasih sobat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca berpacaran berarti berani bertanggung jawab, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Sobat ada tanggapan lain?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge