Apa Artinya Cinta

Belajar dari cinta untuk menghadapi tekanan

Dari Kisahcintasejati.com, tempat asyik belajar keromantisan cinta untuk kamu dan si dia.

Belajar dari cinta untuk menghadapi tekanan
Ilustrasi acak tentang Belajar dari cinta untuk menghadapi tekanan (sumber: Pixabay.com)

Belajar dari cinta untuk menghadapi tekanan maksudnya dalam menjalin hubungan cinta tidak hanya untuk saling melengkapi, memiliki dan mengenal orang yang kita sukai tetapi didalamnya ada manajemen stres terutama ketika menghadapi suatu masalah yang datang kepada kita, masalah dalam menjalin hubungan cinta tergantung dari pihak-pihak didalamnya bagaimana untuk menyelesaikannya.

Hubungan cinta tidak hanya membutuhkan kesehatan fisik tetapi juga kesehatan mental harus tetap stabil, keduanya saling mempengaruhi dan ikut menentukan keberhasilan hubungan cinta. Namanya juga belajar cinta setiap orang pasti berbeda-beda termasuk diri kita juga dalam menghadapi masalah apalagi manajemen stres bersifat individual.

Sang kekasih maupun kita sendiri mempunyai level ketegangan dan kecemasan yang berbeda pula dalam menghadapi stres bukan berarti stres harus dihilangkan tetapi harus bisa dikelola dengan baik, stres ada dua jenis; pertama, stres yang cukup atau eustress dan kedua, stres yang berlebihan mengarah ke arah depresi.

Eustress atau stres yang cukup dapat dikatakan stres ini sangat bermanfaat bisa membuat fungsi kognitif atau kinerja seseorang menjadi lebih baik, dengan adanya stres dalam menjalin hubungan cinta secara otomatis kita maupun sang kekasih bisa belajar menghadapinya termasuk mencari jalan keluarnya agar keberhasilan hubungan cinta yang diharapkan bisa tercapai.

Baca juga:  Istilah Jomblo Tidak Mengenal Batasan Usia bagi Siapa Saja

Sebaliknya stres yang ditanggapi secara berlebihan oleh salah satu pihak atau kedua pihak justru menjadikan stres tersebut bisa mengarah ke arah depresi dan kerugiannya berpengaruh besar kepada hubungan cinta kedepannya, stres yang tinggi bisa membuat tubuh merespons tugas secara tidak relevan seperti merasa tidak berdaya, tidak mampu, kehilangan harga diri dan menghindari situasi yang terjadi.

Gejalanya jika seseorang sedang stres berlebihan tiba-tiba terjadi perubahan-perubahan tidak seperti biasanya, misalnya menjadi mudah marah, murung, tidak fokus dan bingung. Seringkali ditemukan mereka tidak bilang kalau tertekan sehingga sikapnya tersebut sudah menunjukkan ekspresi akan kecemasannya yang berlebihan pula.

Hal ini terjadi ketika stres atau tekanan yang dirasakannya berlebihan bahkan parahnya bisa mempengaruhi kondisi medis seseorang, misalnya merasa pusing, mual atau perut menjadi tidak nyaman. Hubungan antara kondisi mental saat menghadapi masalah dan kesehatan seseorang terutama bagi mereka yang cemas berlebihan berpengaruh besar terhadap perubahan sistem imun dalam dirinya.

Baca juga:  Pacaran Lama itu Artinya Kamu Cuma Buang-buang Waktu

Orang yang sangat cemas kalau diukur dengan skala depresi kecemasan stres, sistem imunnya akan menurun apalagi kalau tidurnya sampai terganggu maka terganggu pula sistem orang tersebut. Ketika menghadapi suatu masalah yang datang kepada kita supaya bisa mengelola manajemen stres bisa melalui saling memberikan dukungan menghadapi masalah bersama-sama, usahakan berpikir optimistis dan berikan selalu senyuman ceria tidak peduli seberapa berat masalah yang dihadapi, pastikan tidur cukup idealnya tidur 8 jam sehari agar bisa fokus menyelesaikannya.

Untuk mengobatinya apabila sampai terganggu fisiknya maka obati sesuai gejalanya, misalnya pusing berikan obat anti pusing kalau mual berikan anti mual. Penting sekali untuk memberikan kalimat-kalimat motivasi dan ketenangan dari orang-orang terdekatnya supaya mereka yang sedang stres berlebihan tidak ikut bertambah panik.

Cara menurunkan stres masing-masing individu berbeda-beda dan orang terdekat paling mengetahui bagaimana cara menurunkan tingkat stresnya, misalnya kekasih suka nonton film maka ajaklah nonton, suka jalan-jalan ajaklah jalan-jalan, atau makan makanan kesukaan ajaklah makan.

Baca juga:  Perempuan Terlahir sebagai Sosok yang Menguatkan

Gangguan ini akan hilang dengan sendirinya bila penyebab stres sudah berlalu tetapi apabila cara ini tidak berhasil ada kemungkinan besar orang tersebut sudah masuk ke dalam tingkatan depresi maka untuk menanganinya lebih baik membutuhkan bantuan profesional seperti psikiater, baca juga mempelajari ilmu cinta untuk menjawab permasalahan cinta.

Kesimpulannya: belajar dari cinta untuk menghadapi tekanan di dalamnya ada manajemen stres terutama ketika menghadapi suatu masalah, manajemen stres bersifat individual tergantung dari masing-masing pihak dalam menjalin hubungan cintanya dapat dilihat dari bagaimana untuk cara penyelesaian dan menghadapinya bisa mempengaruhi keberhasilan hubungan cinta kedepannya.

Terima kasih sobat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca belajar dari cinta untuk menghadapi tekanan, jangan lupa membookmark atau berbagi artikel ini ke teman-temanmu, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Sobat ada tanggapan lain?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge