Inikah Emosi Cinta

Bahaya membandingkan pacar dengan mantan

Dari Kisahcintasejati.com, tempat asyik belajar keromantisan cinta untuk kamu dan si dia.

Bahaya membandingkan pacar dengan mantan
Ilustrasi acak tentang Bahaya membandingkan pacar dengan mantan (sumber: Pixabay.com)

Bahaya membandingkan pacar dengan mantan dengan mengatakan bahwa mantanku dulu orangnya perhatian, romantis, royal, penurut dan lain-lain, kalimat tersebut seringkali terdengar bila pacar mulai jengkel dengan kita apabila keinginannya tidak terpenuhi oleh kita tetapi perbandingan yang keliru bisa berakibat buruk dalam menjalin hubungan kedepannya.

Pengaruh lingkungan pergaulan dan budaya tempat sang pacar berkumpul, bermain dan belajar bisa melahirkan kebiasaan membanding-bandingkan apa yang dimilikinya dengan orang lain. Ketika mengetahuinya tidak dimilikinya akhirnya merasa tersaingi, bahaya membandingkan pacar dengan mantan dalam menjalin hubungan cinta bisa terjadi bila ternyata berbeda sekali apa yang diharapkannya dengan kenyataan yang terjadi (pacarnya sekarang hanya sebagai pelarian).

Kita harus mengetahui bahaya membandingkan pacar dengan mantan bisa memiliki dampak buruk kedepannya, pacar menjadi tidak bisa menerima secara utuh diri kita dan tidak bisa bersyukur atas apa yang dimilikinya sehingga apapun yang dilihat dan dipikirkannya selalu saja kurang pas. Alasan kenapa pacar selalu membandingkan kita dengan sosok mantannya karena dia merasa kehilangan mantannya.

Pacar yang selalu membanding-bandingkan kita dengan mantannya bisa dikatakan egois, dia menginginkan bahwa pacarnya sekarang harus mampu menjadi sosok yang sempurna seperti mantannya dulu. Demi tercapai harapannya tersebut pacar kita melakukan berbagai macam hal, salah satunya dengan membandingkan kita dengan sosok yang dianggapnya ideal.

Baca juga:  Lima Tanda Kamu Menjalani Hubungan Tidak Sehat

Sebenarnya membanding-bandingkan antara kita dengan mantannya bisa mampu memicu dan memotivasi kita untuk lebih bersemangat dan memiliki daya juang yang tinggi dalam mengejar prestasi kehidupan untuk menjadi lebih baik kedepannya, tentu saja melakukannya jangan sampai berlebihan atau memaksakannya termasuk jangan sampai mengubah jati diri kita menjadi bukan dirinya kita.

Pacar membanding-bandingkan kita dengan mantannya apalagi berlebihan, perilaku ini bisa dikatakan bentuk bullying karena kita merasa tidak dihargai olehnya dan dia tidak mau menerima diri kita apa adanya secara utuh tetapi dia merasa lebih nyaman dengan diri mantannya.

Lama-kelamaan kepercayaan diri kita pelan-pelan mulai menghilang bila dalam perbandingannya dia hanya melihat kekurangan diri kita saja, misalnya kita orangnya kurang bisa romantis, dia selalu membanding-bandingkan diri kita dengan mantannya bahwa mantanku orangnya romantis.

Membandingkan antara kita dengan mantan secara tidak langsung, dia telah memberikan label tidak mampu kepada kita dari perbandingan tersebut akan membuat kita merasa dinomorduakan dan merasa tidak dihargai. Setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda dan tidak bisa hanya melihat dari hasil akhirnya saja termasuk diri kita sendiri tidak mungkin dibandingkan atau disamakan dengan orang lain.

Baca juga:  Cara Tepat untuk Memperoleh Restu Menikah dari Orang Tua

Bahaya membandingkan pacar dengan mantan akan terjadi kritis rasa percaya diri dari kita akibat terlalu sering dibanding-bandingkan dengan mantannya, ada kecenderungan kita tidak bisa menikmati proses dalam menjalin hubungan cinta kedepannya akan dibayang-bayangi ketakutan kalau kita tidak bisa seperti mantannya.

Akibatnya yang terjadi kita menjadi tertekan atau stres bahkan bisa depresi lantaran merasa tidak mampu memenuhi harapannya dia, dampaknya akan terlihat dari konsep diri kita makin sering dibandingkan dengan sosok ideal image dari dia maka self image kita akan semakin rendah sehingga kita bakal merasa tidak lagi memiliki kebanggaan atas diri kita sendiri karena tidak dapat menjadi sosok ideal yang dia inginkan itu salah satu bahaya membandingkan pacar dengan mantan.

Apa yang bisa kita lakukan apabila dia selalu membanding-bandingkan kita dengan mantannya, tanamkan kepadanya bahwa sosok ideal yang dia inginkan belum tentu cocok olehnya atau bisa mengatakan kepadanya bahwa dia tidak bisa memiliki semua yang dia mau, bila ternyata perilakunya tetap saja tidak ada perubahan lebih baik tinggalkan saja.

Baca juga:  Betapa Konyolnya Mengandalkan Hubungan Cinta yang Labil

Perbandingan muncul lantaran dia tidak bisa menerima kita secara utuh apa adanya, menjalin hubungan cinta masing-masing pihak harus mencintai pasangannya apa adanya sambil terus-menerus memotivasi pasangan untuk menjadi lebih baik kedepannya agar hubungan yang harmonis dan seirama bisa tercapai bukan malah sebaliknya, baca juga putus adalah jalan terbaik kalau ini alasannya.

Kesimpulannya: bahaya membandingkan pacar dengan mantan yang dianggapnya sebagai sosok ideal karena dia merasa kehilangan mantannya yang berharga dan tidak bisa menerima kenyataan yang ada, bisa juga dikatakan dia egois karena tidak bisa menerima secara utuh diri kita dan tidak bisa bersyukur atas apa yang dimilikinya sehingga apapun yang dilihat dan dipikirkannya selalu saja kurang pas, bila perilaku pacar tidak ada perubahan lebih baik tinggalkan saja.

Terima kasih sobat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca bahaya membandingkan pacar dengan mantan, jangan lupa membookmark atau berbagi artikel ini ke teman-temanmu, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Sobat ada tanggapan lain?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge