Kenali Pola Cinta

arti pacaran anak

Dari Kisahcintasejati.com, tempat asyik belajar keromantisan cinta untuk kamu dan si dia.

arti pacaran anak
Ilustrasi acak tentang arti pacaran anak (sumber: Pixabay.com)

bila anak sudah bersekolah yang secara otomatis lingkungan bergaulan untuk berinteraksi dengan orang lain semakin luas dan bercerita menunjukkan ketertarikannya kepada lawan jenis. bunda jangan terkejut dengan perilaku dan cerita dari anak yang harus bunda lakukan berikan pengertian konsep arti pacaran dengan bahasa yang mudah dipahami.

perilaku dan cerita dari anak yang mulai mengenal lawan jenis seperti ingin punya pacar dan mengidolakan selebriti yang ada di TV, bunda tidak usah bereaksi dan berproteksi secara berlebihan seperti melarangnya, menyalahkan, memarahinya ataupun menginterogasinya.

cara seperti itu dapat membuat anak bisa menjadi tidak patuh dan makin menyembunyikan semuanya dari orang tua bahkan parahnya mencari informasi dari teman-temannya atau sumber lain yang dikhawatirkan banyak kelirunya seperti internet.

bunda bisa memberikan pengertian konsep berpasangan (pacaran dalam bahasa anak) sesuai usia si anak dan bahasa yang mudah dipahami supaya anak tahu batasannya mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan dengan cara berdiskusi. konsep berpasangan telah diketahuinya dalam hubungan keluarga hanya sebatas ada bunda dan ada ayah tapi belum paham betul apa itu rasa cinta karena anak hanya mengcopy menangkap apa yang didengar dari temannya dan tontonan di TV.

tips buat bunda untuk memberikan penjelasan konsep arti pacaran kepada anak

usia sekolah dasar (SD)
pada usia ini rasa ingin tahu semakin besar dan ketertarikan dengan lawan jenis masih sebatas rasa kagum. bila anak mulai bercerita bunda jangan kaget didepan anak tapi berusaha tenang dan ajak berdiskusi “riska pacar itu seperti apa sih, bunda mau tahu nih?” jawaban bunda “kan sama saja dengan teman lebih enakan punya teman banyak daripada pacar satu, jadi sekarang banyak berteman saja dulu iya riska”.

Baca juga:  Pria Mudah Jatuh Cinta pada Pandangan Pertama ketimbang Wanita

jangan pernah bunda mengatakan “hush riska tidak boleh ngomong pacar-pacaran, kamu ini masih kecil sudah cinta-cintaan mau jadi apa kamu?” ngomong seperti ini si anak bukan tambah patuh dan taat melainkan makin penasaran tambah menjauh dan menyembunyikan semuanya dari orang tua.

anak usianya bertambah seperti kelas 4, 5 dan 6. bunda bisa memberikan penjelasan lebih detail dengan nada santai mengenai konsep interaksi pertemanan “itu siapa riska, anaknya rajin kalau di sekolah?” beri respon “kok bunda belum tahu, besok riska waktu antar ke sekolah, bunda kasih tahu iya?”. konsep interaksi pertemanan menggunakan perasaan “riska tahu gak? kalau cowok dan cewek dewasa yang saling suka dan cinta lalu menikah terus membentuk keluarga deh kayak bunda dan ayah”.

usia sekolah menengah pertama (SMP)
pada usia ini memasuki masa-masa awal puber dan wajar bila anak mulai memiliki ketertarikan terhadap lawan jenis dan mengidolakan selebriti yang ada di TV. bila anak mulai bercerita mengenal hal itu bunda bisa mengajak anak berdiskusi dengan bahasa pemahaman yang sedikit berbeda dibandingkan usia SD.

pada usia SMP ada beberapa perilaku berpacaran yang berlebihan dan bunda berbekali anak dengan penjelasan konsep berpasangan apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan tapi tidak melarang namun berikan panduan tidak perlu melakukan proteksi secara berlebihan.

bila anak bertanya dan bunda menjelaskan justru itu tambah bagus tidak hanya ikatan ibu dan anak makin erat tapi bunda dijadikan tempat untuk bertanya dan curhat bagi anaknya karena anak bisa mencari mencari informasi yang salah dan keliru dari teman-temannya atau sumber lain seperti internet. “bunda, boybandnya ganteng-ganteng banget iya” atau “bunda, temanku di kelas ada yang ganteng banget loh” bunda cukup mengatakan “kok rista bilang boybandnya atau temannya ganteng dari apanya? ayah juga ganteng dong?”.

Baca juga:  Pacaran Lama itu Artinya Kamu Cuma Buang-buang Waktu

bila anak melihat dan bertanya sesuatu yang cerdik “bunda, kakak kok sering diantar cowok itu siapa?” beri respon “oh itu temannya kakak sekolah, riska kalau ke sekolah kan juga diantar sama ayah atau bunda”. atau “bunda, teman-temanku udah punya pacar, riska boleh iya punya pacar?” berilah respon tidak berlebihan “riska pacar itu apa, bunda mau tahu? kan sama saja dengan teman, lebih enak punya banyak teman jadi sekarang banyak berteman saja dulu iya riska”.

usia sekolah menengah atas (SMA)
pada usia ini biasanya anak memasuki masa-masa puber kedua lebih ke arah pencarian jati diri dan sangat wajar bila anak mulai memiliki ketertarikan terhadap lawan jenis yang mengarah ingin berpacaran. bila anak mulai bercerita mengenal hal itu bunda bisa mengajak anak berdiskusi dengan bahasa pemahaman yang sedikit berubah dibandingkan usia SMP.

pada usia SMA banyak sekali perilaku berpacaran yang menyimpang dan berbekali anak dengan konsep berpacaran apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan tapi tidak melarang seeta tempatkan bunda sebagai tempat untuk bertanya dan curhat bagi anaknya karena pada usia ini anak rasa ingin tahunya sangat besar dan lebih penasaran.

Baca juga:  Menafsir Arti Mimpi Diputusin Pacar yang Masih Misteri

usia pengaruh tontonan TV dan internet
bunda patut waspadai dua pengaruh hal ini karena kerap memberikan efek yang kurang tepat bagi anak dibawah umur. dampingi dan awasi anak ketika menonton TV pilih acara sesuai usianya dan berinternet diberi akses di ruang keluarga.

anak usia SD, SMP dAN SMA belum paham betul apa itu arti dan rasa cinta kebanyakan mereka mengcopy apa yang sering didengar dan dilihat dari temannya, TV dan internet. walaupun begitu TV dan internet jangan dibatasi atau dilarang tapi dipicu semangat belajarnya dengan cara buat kesepakatan dan dipantau aktivitas tersebut dengan tidak mengurangi waktu belajarnya serta ajak anak bertukar cerita mengenai informasi yang diperolehnya.

kesimpulan artikel arti pacaran anak

perilaku dan cerita dari anak yang sudah bersekolah mulai mengenal lawan jenis dan rasa ingin tahu semakin besar seperti ingin punya pacar dan mengidolakan selebriti yang ada di TV, bunda tidak usah bereaksi dan berproteksi secara berlebihan cukup berikan pengertian konsep berpacaran dengan bahasa yang mudah dipahami sesuai usianya. bunda menjadi tempat untuk bertanya dan curhat bagi anaknya supaya tidak mencari informasi yang salah dan keliru dari teman-temannya atau sumber lain seperti internet.

terima kasih telah meluangkan waktu sejenak untuk berkunjung dan membaca artikel rayuan cinta mertua dipersembahkan untuk pribadi-pribadi yang penuh dengan cinta, bila kamu punya komentar lain kami tunggu ? jangan lupa baca juga artikel yang berhubungan dampak pacaran suka disentuh.




ARTIKEL LAINNYA

Satu balasan untuk artikel ini

  1. anak2 sekarang klo ada temene yang cantik digodain tuw sapa kamu jawabe pacarku padahal ga pada tau pacar tuw apa hehehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge