Apa Artinya Cinta

Apa dampak pacaran tidak sehat

Apa dampak pacaran tidak sehat

Apa dampak pacaran tidak sehat sering dijumpai ciri-ciri perilakunya selalu diisi dengan hal bersenang-senang tanpa mau untuk saling mengenal kepribadian pacarnya sehingga komunikasi dua arah tidak terjadi dan munculnya keegoisan dari salah satu pacarnya, gaya pacaran sehat di dalamnya ada kesadaran hanya mau diisi dengan iman, harapan, kesetiaan terhadap komitmennya, komunikasi dua arah, dan saling memberikan support yang nyata.

Perilaku dalam pacaran tidak sehat selalu saja terjadi konflik karena salah satu pasangannya kurang bisa mengenal kepribadian pacarnya dan kurang peka dalam memahami perasaan pacarnya, akhirnya timbul rasa untuk mengontrol secara berlebihan seperti selalu cemburu dengan teman-teman pacarnya, meminta pacar untuk mengurangi waktu bersama teman-temannya bahkan parahnya mengontrol kemanapun kamu pergi.

Dampak pacaran tidak sehat hanya akan memunculkan hal yang negatif karena pacar selalu berfokus pada hal yang bersenang-senang semata sebagai rutinitas dalam pacarannya sehingga perilaku ini akan sulit khususnya bagi kamu yang menginginkan hubungan serius, ada kecenderungan tidak ingin berkompromi dalam hal komitmen dan rasa tanggungjawab, tercermin dari perilakunya yang memunculkan sikap egois sepihak apabila ada keinginannya atau kemauannya harus dituruti.

Baca juga:  Perempuan Terlahir sebagai Sosok yang Menguatkan

Akibat dari perilaku pacaran tidak sehat akan melahirkan sikap pesimistis karena pacar selalu mengeluh dan mengeluh apabila terjebak dalam kondisi yang sulit, dirinya akan dengan sangat mudah menyalahkan kamu bahkan orang lain. Memiliki pacar aura negatif akan menyerap energi positifmu sehingga kamu jadi berpikir negatif pula seperti pacarmu.

Gaya pacaran tidak sehat tidak akan melahirkan komunikasi dua arah yang baik karena di dalamnya tidak ada namanya kemampuan dan kemauan untuk mendengar ataupun memberikan kesempatan kepada pacarnya mengutarakan pendapatnya secara lengkap, selalu saja dipotong sehingga menimbulkan rasa tidak saling menghargai dan menumbuhkan keegoisan satu sama lainnya.

Dampak pacaran tidak sehat akan memunculkan sikap menang kalah akibat dari komunikasi yang buruk satu sama lainnya

Pasangan mulai bersikap egois seperti menghakimi, menyalahkan dan melawan pacarnya dengan mencari-cari kesalahan pacarnya dibarengi sikap emosional dan parahnya pasangan mendiamkan pacarnya selama beberapa hari atau minggu ke depan, perilaku ini tidak memperbaiki keadaan melainkan tambah memperburuk keadaan.

Artikel lainnya: Maaf bukannya tidak sayang sama kamu.

Keegoisan lainnya gaya pacaran tidak sehat adalah pasanganmu tidak mau mengenal keluargamu melainkan keluarganya dia harus diutamakan untuk kamu kenal, tidak heran keluhan ini sering menjadi sumber konflik. Sebaiknya kedua pasangan cobalah untuk belajar mengerti bahwa setiap orang tumbuh di keluarga yang memiliki kultur budaya yang berbeda akan menumbuhkan sikap saling menghargai.

Baca juga:  Kenali 4 Tanda Kamu Sudah Siap untuk Jatuh Cinta Lagi

Gaya pacaran tidak sehat dalam berperilaku selalu mementingkan kepentingannya sendiri tanpa memperhatikan kepentingan pasangannya (bukan win-win solution), bahwa dirimu tidak begitu berharga di matanya terlihat si dia tidak mau peduli dan tidak memperhatikan kamu. Contohnya paling mudah adalah penampilan atau gaya busanamu tidak begitu rapi atau tidak begitu indah dilihat oleh orang lain (pacarmu tidak mau merawat dirimu).

Perilaku gaya pacaran tidak sehat walaupun kita sudah menjalin hubungan cukup lama tetapi kedekatannya makin lama makin memudar seperti mulai menunjukkan tidak lagi tertarik dengan kamu bahkan mulai menjaga jarak dari kamu, dari sini menunjukkan bahwa diri kita di mata pasangan tidak lagi spesial dan tidak lagi peduli dengan keadaanmu.

Pasangan yang mulai jaga jarak dari kamu dan tidak peduli dengan keadaanmu, bisa lewat pacar mulai melakukan perselingkuhan tidak hanya menggunakan fisik atau ketemuan melainkan sudah menggunakan perasaan terhadap orang ketiga walaupun pacarmu punya banyak waktu bersamamu tetapi kualitas waktu lebih banyak dihabiskan kepada selingkuhannya.

Baca juga:  Modal cinta tidak cukup dalam membangun keromantisan hubungan

Apabila pasangan berselingkuh menggunakan perasaan melahirkan hubungan yang tidak sehat karena salah satu pihak merasa telah disakiti komitmennya oleh pasangannya, walaupun kamu dan pacarmu berusaha lagi memperbaiki hubungan tersebut tetapi menyembuhkan luka di hati membutuhkan proses untuk mengembalikan kembali kepercayaannya.

Baca juga: Trauma bikin orang malas untuk pacaran lagi.

Kesimpulan apa dampak pacaran tidak sehat:

Perilaku gaya pacaran tidak sehat tidak akan membawa kebahagiaan melainkan malapetaka karena di dalamnya kurang bisa mengenal kepribadian pacarnya dan kurang peka dalam memahami perasaan pacarnya, tak heran komunikasi dua arah tidaklah terjadi bisa memunculkan adanya keegoisan dari masing-masing pasangan dalam menjalani hubungan cintanya.

Terima kasih sahabat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca apa dampak pacaran tidak sehat, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Berikan komentarnya atau ada yang ingin ditanyakan?




ARTIKEL LAINNYA

2 Comments

  1. padahal klo punya pacar banyak tuw malah nyiksa banget… harus pinter ngatur waktu, trus klr uang buat traktir sana sini belum klo ketauan bisa buyar smuanya

  2. Atas nama cinta cuma buat pembuktian dirinya hebat pnya pacar banyak pdhl aslinya tersiksa ndiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge