Kontak Batin Cinta

Alasan mengapa perempuan berbicara tidak langsung

Alasan mengapa perempuan berbicara tidak langsung

Alasan mengapa perempuan berbicara tidak langsung dalam mengungkapkan dan menyampaikan apa yang diinginkannya kepada laki-laki seringkali digunakan untuk maksud dan tujuan tertentu, tak heran laki-laki akan mengatakan kepada perempuan, “terus terang saja, aku bukan orang sakti yang bisa membaca pikiranmu”.

Hal tersebut seringkali terjadi dalam hubungan cinta di antara laki-laki dan perempuan atau kita mengenalnya “miskomunikasi”, bahwa perempuan bicara tidak langsung bertujuan untuk menghindari atau meminimalisir adanya perselisihan yang mengarah kepada keegoisan dalam menjalin suatu relasi hubungan demi menjaga ketenangan dan keharmonisan di dalamnya.

Bicara tidak langsung pada perempuan lebih berpusat kepada orientasi dan proses komunikasi yang terjadi di dalamnya, kata lainnya bahwa perempuan menikmati atas semua struktur dan tujuan dari kalimat yang disampaikannya untuk mengungkapkan apa kehendak dari dirinya sendiri.

Alasan mengapa perempuan berbicara tidak langsung memiliki tujuan tertentu untuk meminimalisir adanya perselisihan dari arti dan maksud yang sesungguhnya

Ketika perempuan berbicara dengan menggunakan kata-kata tidak langsung kepada teman-teman perempuannya maka hal tersebut tidak ada masalah disebabkan perempuan peka dapat menangkap apa arti dan maksud yang sesungguhnya tetapi bisa timbul masalah kalau bicara tidak langsung kepada laki-laki akan ditemukan tidak berhasil disebabkan tidak mengetahui apa arti dan maksudnya.

Baca juga:  Tanda kamu dan dia adalah pasangan yang cocok satu sama lain

Bahwa laki-laki berbicara dengan menggunakan kata-kata langsung secara harfiah atau berterus terang apa arti dan maksudnya yang ingin disampaikannya, tujuan laki-laki berbicara langsung agar efisien dan cepat langsung bisa dipahami dan mengerti apa maksudnya dari kata-kata yang disampaikannya.

Misalnya kalau perempuan berbicara tidak langsung mengenai keinginannya, “sayang, kamu mau makan mie goreng untuk makan malam?” atau “sayang pasti enak sekali iya makan mie goreng waktu makan malam?” sedangkan laki-laki berbicara langsung mengenai keinginannya, “sayang, tolong buatkan aku mie goreng untuk makan malamku” atau “sayang, buatkan aku mie goreng untuk makan malamku iya”.

Contoh tersebut mengatakan suatu permintaan yang sama tetapi cara untuk mengatakannya berbeda antara laki-laki dan perempuan, lalu bagaimana caranya agar tidak terjadi miskomunikasi bisa dilakukan melalui proses belajar untuk mengerti satu sama lainnya dengan kesabaran dan pelatihan dalam berkomunikasi.

Proses belajar pertama kali agar tidak kesal, bahwa laki-laki harus belajar menyadari bicara tidak langsung diucapkan oleh perempuan merupakan bagian dari sifatnya perempuan sedangkan perempuan harus juga belajar menyadari bicara secara langsung diucapkan oleh laki-laki merupakan bagian dari sifatnya laki-laki.

Baca juga:  Matangkan 5 Persiapan Pranikah Jika Ingin bahagia

Laki-laki wajib belajar untuk mampu menyimak secara efektif apa yang dibicarakan oleh perempuan dengan meningkatkan kemampuan menyimaknya tanpa harus dipotongnya, apabila perempuan berbicara yang kelihatannya memiliki sebuah masalah maka cara yang paling tepat dengan bertanya kepadanya, “apakah aku harus memberikan solusi atau aku cukup jadi pendengar yang baik”.

Laki-laki jadi pendengar yang baik maka laki-laki hanya menyimaknya tanpa dipotong pembicaraannya dan berikan dukungan kepadanya sedangkan laki-laki jadi pemberi solusi maka laki-laki tidak hanya menyimak pembicaraannya tanpa dipotong tetapi juga menawarkan solusi terbaiknya.

Untuk mendapatkan perhatian seorang laki-laki agar tidak terjadi adanya miskomunikasi maka katakan saja langsung apa yang ingin kita sampaikan dan apa yang ingin kita bicarakan kepadanya, kalau perlu kapan waktunya yang tepat untuk membicarakannya.

Misalnya, “sayang sekitar jam 8 malam, aku ingin berbicara kepadamu mengenai masalah teman kerjaku di kantor, dia tidak menghargai aku”, kata-kata tersebut bisa membuat laki-laki langsung paham dan mengerti apa maksudnya apalagi kata-kata tersebut laki-laki merasa dihargai bahkan bisa menghindari terjadinya miskomunikasi.

Baca juga:  Modal cinta tidak cukup dalam membangun keromantisan hubungan

Lalu perhatikan dengan kata-kata berikut ini apabila kita menggunakan kata-kata tidak langsung kepada laki-laki, tiba-tiba mengatakan “tidak ada orang yang menghargai aku”, kalau kata-kata ini didengar dan dipahami oleh laki-laki bahwa dirinya merasa dipersalahkan oleh perempuannya maka tak heran reaksi laki-laki akan segera membela diri bahkan menyebutkan dirinya kekanak-kanakan, baca juga perbedaan pola pikir cowok dan cewek.

Kesimpulannya alasan mengapa perempuan berbicara tidak langsung:

Perempuan dalam mengungkapkan dan menyampaikan apa yang diinginkannya seringkali menggunakan kata-kata tidak langsung, tak heran sering terjadi miskomunikasi antara laki-laki dan perempuan disebabkan perbedaan dalam menangkap apa arti dan maksud yang sesungguhnya, supaya tidak terjadi miskomunikasi bisa dilakukan melalui proses belajar untuk mengerti satu sama lainnya dengan kesabaran dan pelatihan dalam berkomunikasi oleh keduanya.

Terima kasih sobat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca alasan mengapa perempuan berbicara tidak langsung, jangan lupa bagikan artikel ini ke teman-temanmu, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Sobat ada tanggapan lain?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge