Inikah Emosi Cinta

Ada masalah dalam hubungannya jangan terburu-buru minta putus

Ada masalah dalam hubungannya jangan terburu-buru minta putus

Ada masalah dalam hubungannya jangan terburu-buru minta putus, pertanyaannya bagaimana caranya menyelesaikan masalah tidak harus putus, tentu saja dibutuhkan strategi dalam mengelola dan menyelesaikan masalah yang terjadi di dalam hubungannya.

Namun juga dibutuhkan pemahaman yang kuat, bahwa setiap hubungan asmara pasti akan mengalami masa pahit atau munculnya konflik, mulai dari masalah yang sepele sampai masalah yang berat. Bagi pasangan yang dapat menyelesaikan masalah dengan baik dan berhasil melaluinya, konflik tersebut dapat mempererat hubungan cintanya semakin mesra dan awet.

Artinya keduanya dapat bertahan dari masa pahit hubungannya karena faktor rasa cinta yang besar satu sama lainnya, namun bagi pasangan yang tidak dapat menyelesaikan masalah dengan baik dan tidak berhasil melaluinya, setiap kali ingin menyelesaikan masalahnya sering dijumpai tidak bisa menahan emosinya.

Akibatnya keduanya malah bertengkar dengan adu argumen dan menyalahkan satu sama lainnya untuk menyelesaikan masalahnya, munculnya perdebatan dan pertengkaran dalam penyelesaian masalahnya bukan dapat menyelesaikan masalahnya dengan baik, melainkan bisa menambah masalah baru yang muncul dalam hubungannya.

Lama-lama salah satu pasangan capek menghadapi konflik yang terjadi, keluarlah kata-kata “putus” dari mulut salah satu pasangan atau bisa juga perilaku yang seolah-olah ingin menjauhi dari pasangannya seperti tiba-tiba tidak ada kabar dalam seminggu.

Ada masalah dalam hubungannya jangan terburu-buru minta putus tetapi perhatikanlah tiga aspeknya, yaitu bicarakan, dengarkan dan bukan masalah menang atau kalah. Jangan sampai masalah yang sepele bisa membuat hubungannya berakhir karena kamu atau si dia tidak bisa mengontrol emosinya

Walaupun bisa diajak balik lagi tetapi putus dengan cara ini (ada masalah) hanya akan mengulangi kejadian yang sama terulang kembali keduanya, bahkan membuat sakit hati jadi dobel rasa sakitnya. Kenapa? pacar yang ujung-ujungnya ketika ada masalah selalu minta putus disebabkan ego yang lebih besar daripada rasa cinta dalam menyelesaikan masalahnya.

Baca juga:  Tujuh Tanda Ini Kamu harus Segera Move On dari Mantan

Ketika ada masalah dalam hubungannya jangan terburu-buru minta putus, lalu bagaimana caranya? ketika kamu menghadapi situasi yang mulai memanas dalam hubungannya perhatikan tiga aspek, yaitu membicarakannya sampai tuntas, jangan minta didengarkan saja, dan bukan masalah menang atau kalah.

1. Aspek membicarakannya sampai tuntas untuk menyelesaikan masalah
Ketika ada konflik yang muncul dalam hubungannya agar tidak ada yang mengganjal di hati dan pikiran kamu atau si dia, keduanya harus paham dan mengerti apa yang dimaksudkan oleh pasangannya.

Istilahnya kamu dalam membicarakannya berusaha tidak menggunakan nada suara yang tinggi karena nada tinggi seolah-olah kamu ingin mengajaknya bertengkar, kata lainnya kamu belajar berbicara dengan baik-baik, menahan egonya, dan berpikir secara jernih tanpa emosi agar masalahnya bisa selesai tanpa beradu mulut.

2. Aspek jangan minta didengarkan saja untuk menyelesaikan masalah
Ketika ada konflik yang muncul dalam hubungannya, kamu atau si dia akan berusaha mempertahankan argumennya dan mengulangi perkataannya yang sama berkali-kali agar didengarkan.

Baca juga:  Betapa Konyolnya Mengandalkan Hubungan Cinta yang Labil

Hindari cara egois atau kekanak-kanakan, kamu harus belajar kontrol diri seperti mengendalikan emosi dalam dirinya, dan kemampuan untuk berhenti berbicara sejenak dengan memberikan kesempatan si dia berbicara. Istilahnya mendengarkan pendapat, dan keluhan bukan dari sisi kamu saja tetapi juga sisi si dia juga.

3. Aspek bukan masalah menang atau kalah untuk menyelesaikan masalah
Ketika ada konflik yang muncul dalam hubungannya dan ujung-ujungnya ada perdebatan sering dijumpai kamu atau si dia ada kecenderungan ingin merasa menang sendiri, dan ingin diakui pendapatnya.

Cara tersebut bisa melupakan untuk mencari solusinya karena terpaku memaksakan diri, siapa pihak yang paling benar. Kamu dan si dia harus belajar mencari win-win solution, atau belajar berkompromi mencari jalan keluar terbaik bukan berfokus mencari atau menyalahkan, mengkambinghitamkan siapa pihak yang benar dan siapa pihak yang salah.

Berawal dari tiga aspek ketika ada masalah dalam hubungannya jangan terburu-buru minta putus akan memunculkan sikap tidak keluar dari masalah yang sedang dibahas dan berani mengakui kesalahannya jika bersalah, tak jarang dalam menyelesaikan masalahnya, kamu atau si dia mulai membawa-membawa masalah yang dulu sudah selesai ke permasalahan yang sekarang.

Termasuk juga tidak mau mengakui kesalahannya dengan menyalahkan pacarnya untuk mengelak disalahkan, kebiasaan tersebut bisa membuat pembahasan semakin luas dan semakin tidak menemukan titik temunya, bahkan bisa membuat masalah yang baru muncul.

Ada baiknya ketika menghadapi masalah, selesaikan apa yang perlu diselesaikan saat ini tidak perlu membawa-bawa masalah yang dulu dan mengakui kesalahannya kalau berbuat salah sebagai bentuk tanggung jawab terhadap hubungannya untuk menghemat waktu, tenaga dan pikiran supaya tidak menimbulkan perdebatan semakin panas.

Baca juga:  Pacar Minta Break Tandanya Ia Suka Lari dari Masalah

Ketika menyelesaikan masalah, pacar memilih lebih suka menyendiri untuk sementara waktu dan tidak mau diganggu oleh pasangannya yang mengajak beradu mulut itu artinya, pacar bukan melarikan diri tetapi memberikan waktu untuk hati dan pikirannya agar berpikir jernih, termasuk juga menahan egonya.

Kesimpulan ada masalah dalam hubungannya jangan terburu-buru minta putus:

Dibutuhkan strategi dalam mengelola dan menyelesaikan masalah yang terjadi di dalam hubungannya, termasuk juga pemahaman setiap hubungan asmara akan dijumpai adanya konflik, mulai dari masalah yang sepele sampai masalah yang berat. Ada masalah dalam hubungannya jangan terburu-buru minta putus tetapi perhatikan tiga aspek (membicarakannya sampai tuntas, jangan minta didengarkan saja, dan bukan masalah menang atau kalah).

Jangan sampai adanya masalah yang sepele bisa membuat hubungannya berakhir karena kamu atau si dia tidak bisa mengontrol emosinya, kalau masalahnya tidak bisa dibicarakan lagi dan ingin berpisah maka berpisahlah dengan cara baik-baik bukan malah menjauhi atau menyalahkan pacarnya.

Terima kasih sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca ada masalah dalam hubungannya jangan terburu-buru minta putus, silakan bagikan agar bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Berikan komentarnya atau ada yang ingin ditanyakan?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge